Instructions to use IDINN/KiKai-For-Hacking-7.6B with libraries, inference providers, notebooks, and local apps. Follow these links to get started.
- Libraries
- PEFT
How to use IDINN/KiKai-For-Hacking-7.6B with PEFT:
from peft import PeftModel from transformers import AutoModelForCausalLM base_model = AutoModelForCausalLM.from_pretrained("DeepHat/DeepHat-V1-7B") model = PeftModel.from_pretrained(base_model, "IDINN/KiKai-For-Hacking-7.6B") - Transformers
How to use IDINN/KiKai-For-Hacking-7.6B with Transformers:
# Use a pipeline as a high-level helper from transformers import pipeline pipe = pipeline("text-generation", model="IDINN/KiKai-For-Hacking-7.6B") messages = [ {"role": "user", "content": "Who are you?"}, ] pipe(messages)# Load model directly from transformers import AutoModel model = AutoModel.from_pretrained("IDINN/KiKai-For-Hacking-7.6B", device_map="auto") - Notebooks
- Google Colab
- Kaggle
- Local Apps Settings
- vLLM
How to use IDINN/KiKai-For-Hacking-7.6B with vLLM:
Install from pip and serve model
# Install vLLM from pip: pip install vllm # Start the vLLM server: vllm serve "IDINN/KiKai-For-Hacking-7.6B" # Call the server using curl (OpenAI-compatible API): curl -X POST "http://localhost:8000/v1/chat/completions" \ -H "Content-Type: application/json" \ --data '{ "model": "IDINN/KiKai-For-Hacking-7.6B", "messages": [ { "role": "user", "content": "What is the capital of France?" } ] }'Use Docker
docker model run hf.co/IDINN/KiKai-For-Hacking-7.6B
- SGLang
How to use IDINN/KiKai-For-Hacking-7.6B with SGLang:
Install from pip and serve model
# Install SGLang from pip: pip install sglang # Start the SGLang server: python3 -m sglang.launch_server \ --model-path "IDINN/KiKai-For-Hacking-7.6B" \ --host 0.0.0.0 \ --port 30000 # Call the server using curl (OpenAI-compatible API): curl -X POST "http://localhost:30000/v1/chat/completions" \ -H "Content-Type: application/json" \ --data '{ "model": "IDINN/KiKai-For-Hacking-7.6B", "messages": [ { "role": "user", "content": "What is the capital of France?" } ] }'Use Docker images
docker run --gpus all \ --shm-size 32g \ -p 30000:30000 \ -v ~/.cache/huggingface:/root/.cache/huggingface \ --env "HF_TOKEN=<secret>" \ --ipc=host \ lmsysorg/sglang:latest \ python3 -m sglang.launch_server \ --model-path "IDINN/KiKai-For-Hacking-7.6B" \ --host 0.0.0.0 \ --port 30000 # Call the server using curl (OpenAI-compatible API): curl -X POST "http://localhost:30000/v1/chat/completions" \ -H "Content-Type: application/json" \ --data '{ "model": "IDINN/KiKai-For-Hacking-7.6B", "messages": [ { "role": "user", "content": "What is the capital of France?" } ] }' - Docker Model Runner
How to use IDINN/KiKai-For-Hacking-7.6B with Docker Model Runner:
docker model run hf.co/IDINN/KiKai-For-Hacking-7.6B
Model Card for Model ID
-- KiKai-For-Hacking-7.6B
Model Details
Model Description
- Developed by: Idin Iskandar[cite: 1]
- Model type: AI Assistant for Offensive Security & Reverse Engineering (Uncensored)
- Language(s) (NLP): Indonesian (Casual/Slang) & English
- License: Apache-2.0
- Finetuned from model: DeepHat/DeepHat-V1-7B
Model Sources
- Repository: https://huggingface.co/IDINN/KiKai-For-Hacking-7.6B
- Demo : Google Colab Streaming Chat Interface
Uses
Direct Use
Model ini dirancang khusus untuk membantu aktivitas cybersecurity secara langsung, seperti:
- Membantu penyusunan metodologi penetration testing berdasarkan OWASP Top 10.
- Pembuatan skrip otomasi keamanan siber (menggunakan Python Scapy, Bash, Go, dll).
- Analisis fungsionalitas dan logika kode dalam proses reverse engineering aplikasi (Android APK/Smali/Frida hooks).
- Penyusunan laporan bug bounty atau dokumen remediation celah keamanan secara terstruktur.
Downstream Use [optional]
Dapat digunakan sebagai backend engine untuk bot asisten tim internal Red Team / Pentester melalui integrasi API lokal.
Out-of-Scope Use
- Aktivitas penyerangan siber secara ilegal tanpa izin tertulis dari pemilik aset (unauthorized hacking).
- Penggunaan umum yang membutuhkan filter konten ketat karena model ini bersifat uncensored demi kebutuhan riset keamanan.
Bias, Risks, and Limitations
- Uncensored Nature: Model ini tidak memiliki filter keamanan moral/konten seketat AI komersial umum. Model akan mengeksekusi dan menjawab pertanyaan seputar offensive security dan pembuatan payload secara langsung demi kebutuhan riset.
- Context Length Limitation: Karena dilatih dengan batas panjang sekuens (Max Sequence Length)
256token untuk efisiensi VRAM, jawaban yang sangat panjang berpotensi terputus atau mengalami degradasi kualitas jika konfigurasi generasi tidak dibatasi dengan tepat. - Potential Halucination: Seperti LLM pada umumnya, model ini bisa mengalami halusinasi teknis (seperti kesalahan penulisan nama flag tool atau sintaks kode yang tidak valid). Pengguna disarankan untuk selalu melakukan verifikasi dan pengujian kode di lingkungan sandbox (lokal) terlebih dahulu.
Recommendations
- Authorized Deployment Only: Pengguna (baik langsung maupun turunan) wajib memastikan bahwa model ini hanya digunakan dalam ruang lingkup pengujian penetrasi yang sah, riset edukasi privat, atau lingkungan laboratorium siber yang terisolasi.
- Generation Parameters: Sangat direkomendasikan untuk menurunkan nilai
temperature(sekitar0.5-0.6) dan menaikkanrepetition_penalty(minimal1.2atau lebih) saat menjalankan model ini untuk mencegah terjadinya pengulangan kata (looping tokens) akibat efek pemotongan panjang latih.
How to Get Started with the Model
Gunakan kode Python di bawah ini di Google Colab atau environment lokal lo untuk mulai berinteraksi dengan KiKai-For-Hacking-7.6B:
import torch
from transformers import AutoTokenizer, AutoModelForCausalLM, BitsAndBytesConfig
from peft import PeftModel
BASE_MODEL = "DeepHat/DeepHat-V1-7B"
ADAPTER_REPO = "IDINN/KiKai-For-Hacking-7.6B"
# 1. Load Tokenizer
tokenizer = AutoTokenizer.from_pretrained(BASE_MODEL, use_fast=True, trust_remote_code=True)
if tokenizer.pad_token is None:
tokenizer.pad_token = tokenizer.eos_token
# 2. Load Base Model dalam Mode 4-Bit (Hemat VRAM T4)
bnb_config = BitsAndBytesConfig(
load_in_4bit=True,
bnb_4bit_quant_type="nf4",
bnb_4bit_compute_dtype=torch.float16,
bnb_4bit_use_double_quant=True
)
base_model = AutoModelForCausalLM.from_pretrained(
BASE_MODEL,
quantization_config=bnb_config,
device_map="auto",
trust_remote_code=True
)
# 3. Suntikkan Jiwa KiKai (Load LoRA Adapter dari Root Repo)
model = PeftModel.from_pretrained(base_model, ADAPTER_REPO)
model.eval()
# 4. Parameter Generasi Optimal (Anti-Looping & Fokus)
GEN_CONFIG = {
"max_new_tokens": 512,
"do_sample": True,
"temperature": 0.5,
"top_p": 0.85,
"top_k": 40,
"repetition_penalty": 1.25,
"pad_token_id": tokenizer.pad_token_id,
"eos_token_id": tokenizer.eos_token_id
}
# 5. Jalankan Chat Prompt
messages = [
{"role": "system", "content": "Gue KiKai, AI asisten cybersecurity buatan Idin Iskandar. Gaya ngomong gue santai, casual, pake gue-lo."},
{"role": "user", "content": "Siapa nama lo dan buatan siapa?"}
]
text = tokenizer.apply_chat_template(messages, tokenize=False, add_generation_prompt=True)
inputs = tokenizer(text, return_tensors="pt").to(model.device)
with torch.no_grad():
outputs = model.generate(**inputs, **GEN_CONFIG)
response = tokenizer.decode(outputs[0][inputs["input_ids"].shape[1]:], skip_special_tokens=True)
print(response)
Training Data
Model ini dilatih menggunakan dataset privat berformat JSONL yang telah dikurasi secara khusus, mencakup dua domain utama melalui metode Joint Training:
- Identity Dataset: Berisi pemetaan identitas kustom untuk membentuk persona KiKai sebagai AI asisten buatan Idin Iskandar yang memiliki gaya bicara santai, casual, dan menggunakan bahasa Indonesia non-baku (gue-lo).
- Offensive Skills Dataset: Berisi dokumentasi teknis mendalam mengenai metodologi penetration testing, trik eksploitasi, analisis reverse engineering, serta skrip otomasi siber yang bersifat uncensored.
Training Procedure
Preprocessing
- Data teks dikonversi ke dalam struktur pesan (chat template) standar sebelum dieksekusi oleh tokenizer.
- Penerapan pemotongan sekuens (truncation) secara ketat dilakukan pada batas maksimal token guna menyesuaikan kapasitas memori fisik komputasi.
Training Hyperparameters
- Training regime: fp16 mixed precision (menggunakan format
torch.float16dengan konfigurasi optimasi BitsAndBytes 4-bit NF4 double-quantization untuk menjaga efisiensi VRAM).
Speeds, Sizes, Times
- Throughput / Progress: Berhasil diselesaikan 100% hingga tahap akhir
step-169. - Checkpoint / Adapter Size: ~162 MB (
adapter_model.safetensors). - Hardware Training: Dilatih menggunakan single GPU NVIDIA Tesla T4 (Google Colab Environment).
Evaluation
Testing Data, Factors & Metrics
Testing Data
Evaluasi model dilakukan menggunakan sebagian porsi dari dataset latih asli yang disisihkan secara acak sebagai Eval Dataset (Validation Set) sebesar 300 hingga 500 baris data untuk menguji akurasi metrik Validation Loss. Proses pengujian ini bertujuan memastikan model mampu memahami pola cybersecurity secara universal tanpa mengalami gejala hafal mati (overfitting).
Factors
Evaluasi model ini dipisahkan berdasarkan dua faktor utama:
- Akurasi Identitas (Identity Fidelity): Menguji ketahanan model agar tetap konsisten menjawab sebagai KiKai buatan Idin Iskandar ketika dijebak menggunakan pertanyaan pemancing dari vendor LLM lain (seperti Alibaba, Qwen, OpenAI, atau NVIDIA)[cite: 1].
- Kapabilitas Teknis (Domain Expertise): Menguji kedalaman dan validitas sintaks skrip serta payload saat dihadapkan pada skenario serangan fungsional (offensive task) maupun arsitektur pertahanan (defensive task).
Metrics
- Validation Loss: Metrik utama yang digunakan untuk mengukur selisih antara tebakan model dengan data validasi asli. Penurunan nilai validation loss pada porsi eval dataset yang besar (500 data) menjadi indikator utama bahwa model semakin akurat dalam memahami pola siber, bukan sekadar menghafal teks.
- Persona Alignment Score: Penilaian kualitatif untuk memastikan model merespons menggunakan gaya bahasa kasual (gue-lo) secara alami tanpa merusak fungsionalitas teknis di dalamnya.
Results
Proses training berhasil diselesaikan 100% tanpa kendala Out-of-Memory (OOM) pada VRAM.
Summary
- Identitas Sukses Terkunci: Model berhasil melewati pengujian identitas dengan akurasi mutlak. Model secara tegas menolak klaim arsitektur bawaan publik dan setia pada identitas aslinya sebagai KiKai asisten buatan Idin Iskandar.
- Kapabilitas Uncensored Aktif: Berhasil mengaktifkan mode offensive security assistant yang responsif. Model terbukti mampu memberikan instruksi pembuatan payload, otomatisasi skrip scanning, hingga taktik reverse engineering secara presisi tanpa terhalang sensor kaku atau penolakan sistem.
Model Examination
Pemeriksaan model secara interaktif dilakukan melalui metode Streaming Inference Mode menggunakan pustaka TextIteratorStreamer. Pengujian langsung pada beberapa kasus riil (seperti teknik bypass SSL Pinning lewat Smali, pembuatan skrip ARP spoofing, dan automasi CI/CD pipeline) menunjukkan bahwa model mampu mengeksekusi parameter instruksi dengan output terstruktur yang rapi (menggunakan pemetaan tabel dan blok kode markdown).
Environmental Impact
Carbon emissions can be estimated using the Machine Learning Impact calculator presented in Lacoste et al. (2019).
- Hardware Type: 1 x NVIDIA Tesla T4 GPU
- Hours used: ~2.5 Jam (Total durasi pengerjaan Joint Training hingga selesai)
- Cloud Provider: Google (Google Colab Environment)
- Compute Region: Berubah secara dinamis tergantung alokasi otomatis server Google Cloud
- Carbon Emitted: Sangat rendah / minimal (~0.04 kg CO2eq berdasarkan estimasi rata-rata daya T4 sebesar 70W)
Technical Specifications
Model Architecture and Objective
- Model Architecture: Berbasis pada arsitektur Qwen2 (7B parameters) yang dioptimasi secara khusus oleh tim DeepHat sebagai fondasi dasar model siber uncensored.
- Objective: Menjalankan metode Supervised Fine-Tuning (SFT) menggunakan lapisan adaptor LoRA untuk melakukan injeksi fungsionalitas ganda (Joint Training): mengunci kesetiaan identitas lokal sebagai KiKai sekaligus membuka kapabilitas analisis pertahanan dan penyerangan siber secara mendalam.
Compute Infrastructure
- Software Frameworks: Dilatih menggunakan ekosistem
transformers,peft,trl(SFTTrainer), dan diakselerasi dengan bit-quantization dari pustakabitsandbytes. - Memory Optimization: Enforce penggunaan presisi rendah (4-bit NF4 loading dengan komputasi
torch.float16) untuk mencegah lonjakan memori (Out-of-Memory) pada keterbatasan VRAM 15GB milik Tesla T4.
Hardware
- Training GPU: 1 x NVIDIA Tesla T4 (VRAM 15GB).
- Storage Requirements: Minimal ~30GB ruang penyimpanan lokal (untuk menampung base model cache seukuran 15GB dan direktori kerja adapter).
Software
- Operating System: Linux (Ubuntu Environment Google Colab).
- Core Libraries: Python 3.10+, PyTorch (CUDA Accelerated), Hugging Face Transformers, Accelerate, dan BitsAndBytes.
Citation
BibTeX:
@misc{kikai2026,
author = {Iskandar, Idin},
title = {KiKai-For-Hacking-7.6B: Uncensored Joint Training Identity and Offensive Security LLM Adapter},
year = {2026},
publisher = {Hugging Face},
journal = {Hugging Face Repository},
howpublished = {\url{[https://huggingface.co/IDINN/KiKai-For-Hacking-7.6B](https://huggingface.co/IDINN/KiKai-For-Hacking-7.6B)}}
}
---
🎧 Let's Connect!
Kalau lo tertarik sama konten seputar programming, data, atau mau ngobrolin seputar rilisan musik independen gw, langsung colek gw di sini:
- Hubungan profesional & networking.
- Daily updates & tech thoughts.
Jangan lupa tinggalkan star ⭐ kalau repository ini bermanfaat buat lo!
- Downloads last month
- 139