Remote Workforce Health Index - Synthetic Dataset
Dataset ini adalah data sintetis untuk analisis kesejahteraan kerja karyawan remote/hybrid, dengan fokus pada prediksi risiko burnout.
File utama di folder ini:
generate_remote_workforce_synthetic_data.ipynb: notebook pembangkit data sintetis.work_wellbeing_dataset.csv: hasil data sintetis (30.000 baris).
Tujuan Dataset
Dataset dirancang untuk:
- Simulasi data HR/People Analytics tanpa menggunakan data pribadi asli.
- Eksperimen machine learning klasifikasi
Burnout_Risk. - Analisis hubungan kausal antar faktor kerja remote seperti jam kerja, intensitas meeting, dan kualitas internet.
Ringkasan Dataset
- Nama dataset:
Remote Workforce Health Index - Jumlah baris:
30000 - Jumlah kolom:
10 - Target:
Burnout_Risk(Low,Medium,High)
Data Dictionary
| Kolom | Tipe Data | Skala/Atribut | Deskripsi |
|---|---|---|---|
Employee_ID |
Integer | Nominal | ID unik karyawan (inkremental). |
Work_Location |
String | Nominal | Lokasi kerja utama: Home, Office, Coworking. |
Avg_Working_Hours |
Float | Numerik | Rata-rata jam kerja per hari (rentang dibatasi 6.0-13.0). |
Meeting_Intensity |
Integer | Numerik | Rata-rata jam meeting/call per hari (0-10). |
Internet_Reliability |
Categorical | Ordinal | Stabilitas koneksi: Poor, Fair, Good, Excellent. |
Seniority_Level |
Categorical | Ordinal | Level jabatan: Junior, Mid, Senior. |
Work_Life_Balance |
Integer | Ordinal | Skor keseimbangan kerja-hidup (1-5). |
Daily_Mood_Note |
String | Text | Catatan suasana hati harian untuk kebutuhan NLP. |
Sentiment_Score |
Float | Numerik | Skor sentimen pada rentang -1.0 sampai 1.0. |
Burnout_Risk |
Categorical | Target | Label risiko burnout: Low, Medium, High. |
Metode Sintesis Data
Generator menggunakan pendekatan hibrida:
- Rule-based causal generator (aturan sebab-akibat) sebagai fondasi pola utama.
- SDV (
GaussianCopulaSynthesizer) untuk memperkaya variasi dan hubungan multivariat. - Post-processing agar data tetap konsisten dengan aturan bisnis setelah sampling.
Alur Kausal (Causal-Link)
- Tentukan profil dasar:
Seniority_LeveldanWork_Location. - Tentukan
Internet_ReliabilityberdasarkanWork_Location. - Bentuk
Meeting_Intensitydari baseline senioritas + Gaussian noise. - Hitung
Avg_Working_Hoursdari baseline jam kerja + pengaruh meeting + bias lokasi. - Hitung
Work_Life_Balancedari penalti jam kerja tinggi, meeting tinggi, dan kualitas internet buruk. - Tentukan
Burnout_Riskdengan kombinasi threshold rules + probabilistic scoring. - Turunkan
Sentiment_Scoredari WLB + penyesuaian burnout + kualitas internet + noise. - Bentuk
Daily_Mood_Notedari template berbasis sentimen dengan variasi dariFaker. - Finalisasi
Employee_IDsecara inkremental.
Detail Logika yang Diimplementasikan
- Senior cenderung memiliki intensitas meeting lebih tinggi dibanding Mid/Junior.
Officecenderung memiliki internet lebih stabil (Good/Excellent) dibandingHome.- Jam kerja meningkat seiring intensitas meeting, dengan bias tambahan pada
Home. - WLB turun ketika:
Avg_Working_Hourstinggi,Meeting_Intensitytinggi,Internet_Reliabilityrendah (Poor/Fair).
- Burnout cenderung tinggi pada kombinasi WLB rendah + jam kerja panjang.
- Sentimen berkorelasi positif dengan WLB dan negatif dengan burnout.
Dependensi
Notebook menggunakan package berikut:
pandasnumpyfakersdvpyarrow(opsional jika menyimpan parquet)
Instalasi sudah disiapkan dalam notebook melalui cell:
%pip install -q pandas numpy faker sdv pyarrow
Cara Menjalankan
- Buka
generate_remote_workforce_synthetic_data.ipynb. - Jalankan cell dari atas ke bawah secara berurutan.
- Pastikan semua dependensi terinstal.
- Setelah selesai, file
work_wellbeing_dataset.csvakan terbuat/terbarui.
Quality Checks yang Disediakan di Notebook
Notebook menampilkan cek cepat untuk memvalidasi pola data:
- Proporsi
Burnout_Risk. - Rata-rata
Work_Life_Balanceper kategori burnout. - Rata-rata
Avg_Working_Hoursper kategori burnout. - Rata-rata
Sentiment_Scoreper kategori burnout.
Checks ini membantu memastikan data sintetis masih masuk akal secara bisnis.
Catatan Penting
- Dataset ini sintetis, bukan data riil karyawan.
- Tidak boleh dianggap sebagai ground truth epidemiologis/psikologis.
- Distribusi dapat sedikit berubah jika parameter generator diubah.
- Reproducibility didukung dengan
SEED = 42pada notebook.
Ide Penggunaan
- Klasifikasi burnout (
Low/Medium/High) dengan model ML. - Feature importance untuk melihat faktor paling berpengaruh terhadap burnout.
- Eksperimen NLP pada
Daily_Mood_Note(sentiment, topic, text classification). - Simulasi intervensi kebijakan kerja (contoh: mengurangi meeting intensity).
Struktur Folder
README.mdgenerate_remote_workforce_synthetic_data.ipynbwork_wellbeing_dataset.csv