Document ID: /fineweb-2-swissfilter-quality_10-filterrobots/filtered/06712.jsonl.gz/15

Kategori Umur Menurut Who Pdf Free !!HOT!!
Kategori Umur Menurut Who Pdf Free === https://urloso.com/2txWng
Kategori Umur Menurut WHO dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kualitas Hidup Lansia
Lansia adalah singkatan dari lanjut usia, yaitu seseorang yang telah mencapai usia 60 tahun atau lebih. Menurut Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2004, lansia adalah sasaran utama dari upaya peningkatan kesejahteraan sosial. Namun, lansia juga rentan mengalami berbagai masalah kesehatan, sosial, ekonomi, dan psikologis yang dapat menurunkan kualitas hidup mereka.
Kualitas hidup adalah persepsi seseorang tentang posisi mereka dalam kehidupan dalam konteks budaya dan sistem nilai di mana mereka hidup dan dalam kaitannya dengan tujuan, harapan, standar dan kepentingan mereka. Menurut World Health Organization (WHO), kualitas hidup lansia dapat diukur dengan menggunakan instrumen WHOQOL-BREF yang terdiri dari 26 pertanyaan yang mencakup empat domain, yaitu:
Domain kesehatan fisik: meliputi aspek-aspek seperti nyeri dan ketidaknyamanan, energi dan kelelahan, tidur dan istirahat, mobilitas, aktivitas sehari-hari, ketergantungan obat-obatan dan perawatan medis.
Domain kesehatan psikologis: meliputi aspek-aspek seperti citra tubuh dan penampilan, perasaan positif dan negatif, harga diri, ingatan dan konsentrasi, spiritualitas atau agama atau keyakinan pribadi.
Domain hubungan sosial: meliputi aspek-aspek seperti dukungan sosial, hubungan pribadi, aktivitas seksual.
Domain lingkungan: meliputi aspek-aspek seperti keselamatan fisik dan perlindungan, rumah dan lingkungan sekitar, sumber daya keuangan, kesempatan untuk mendapatkan informasi baru dan keterampilan, rekreasi dan waktu luang, transportasi.
Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kualitas hidup lansia antara lain:
Aktivitas fisik: aktivitas fisik yang teratur dapat membantu menjaga kesehatan fisik dan mental lansia, serta mencegah atau mengurangi risiko penyakit kronis seperti hipertensi, diabetes, jantung koroner, stroke, osteoporosis, dll. Aktivitas fisik juga dapat meningkatkan mood, kepercayaan diri, interaksi sosial, dan kemandirian lansia.
Pola asuh: pola asuh adalah perilaku orang tua dalam rangka memenuhi kebutuhan, memberi perlindungan, dan mendidik anak dalam kehidupan sehari-hari. Pola asuh yang baik dapat membentuk perkembangan moral anak sejak usia dini. Perkembangan moral adalah kemampuan untuk membedakan antara benar dan salah, baik dan buruk, serta bertanggung jawab atas tindakan sendiri. Perkembangan moral yang baik dapat membantu lansia untuk memiliki nilai-nilai moral yang tinggi dan sikap positif terhadap diri sendiri dan orang lain.
Program pendidikan anak usia dini: program pendidikan anak usia dini adalah program yang menyediakan layanan pendidikan bagi anak-anak sebelum memasuki pendidikan formal. Program ini dapat berupa program penitipan anak (day-care programs) atau play group (nursery schools). Program pendidikan anak usia dini dapat membantu perkembangan sosial dan kognitif anak awal dengan menyediakan lingkungan yang aman, menyenangkan, dan stimul 061ffe29dd